Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan, pengembangan, dan sistem coachingĀ terhadap peningkatan kinerja pegawai pada Kantor Dinas Sosial Kota Medan. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kuantitatif. Sampel dalam penilitian ini sebanyak 42 responden. Berdasarkan hasil uji hipotesis t dapat disimpulkan secara parsial pelatihan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, secara parsial pengembangan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, secara parsial coaching berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Berdasarkan hasil uji hipotesis F dapat disimpulkan bahwa secara simultan pelatihan, pengembangan, dan coaching berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Berdasarkan hasil analisis koefisien determinasi diperoleh nilai koefisien determinasi atau Adjusted R-Square sebesar 0,748 atau sebesar 74,8% pengaruh pelatihan, pengembangan, dan coaching terhadap kinerja pegawai, sedangkan 25,2% adalah pengaruh dari variabel lain yang tidak ikut serta dalam penelitian ini.
Copyrights © 2025