Kepercayaan diri yang rendah dapat membuat seseorang lebih rentan terhadap dampak negatif toxic comment, sementara kepercayaan diri yang tinggi membantu individu lebih kuat secara mental dan tidak mudah terpengaruh oleh komentar merendahkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara paparan toxic comments dengan tingkat kepercayaan diri atlet bola voli. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatif dengan desain cross-sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner mandiri yang diisi oleh 20 atlet voli aktif berusia 15-25 tahun, dengan minimal pengalaman berlatih selam lebih dari 3 tahun serta berbagai posisi yaitu spiker, setter, maupun libero. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu toxic comments yang diadaptasi dari Cyberbullying Questionnaire dan kepercayaan diri atlet. Hasil uji korelasi Pearson menunjukkan hubungan negatif yang signifikan antara toxic comments dan kepercayaan diri (r = -0.799, p = 0.000), mengindikasikan bahwa semakin tinggi paparan komentar negatif, semakin rendah kepercayaan diri atlet. Temuan ini menegaskan dampak buruk toxic comments terhadap psikologi atlet, terutama dalam hal kepercayaan diri atlet. Penelitian ini menyoroti pentingnya manajemen kesehatan mental dan perlindungan atlet dari komentar negatif untuk mendukung performa optimal. Temuan ini menekankan pentingnya menciptakan lingkungan olahraga yang mendukung serta perlindungan bagi atlet dari paparan komentar merugikan, khususnya di media sosial.
Copyrights © 2025