Penelitian ini bertujuan mengkaji peran festival kuliner dalam membentuk citra destinasi wisata kuliner tradisional di Bali. Metode kualitatif digunakan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi visual. Festival kuliner terbukti berperan sebagai sarana promosi makanan tradisional, pelestarian budaya, dan pemberdayaan ekonomi lokal. Unsur budaya seperti tari, narasi sejarah, dan simbolisme makanan memperkaya pengalaman wisatawan serta memperkuat citra Bali sebagai destinasi kuliner otentik. Pelaku UMKM merasakan peningkatan omzet dan perluasan pasar, meskipun masih menghadapi tantangan dalam digitalisasi dan inovasi produk. Promosi melalui media sosial cukup efektif, namun masih bisa diperkuat dengan narasi budaya yang lebih mendalam. Keberlanjutan festival terkendala oleh pendanaan dan kurangnya konsistensi tematik. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan swasta sangat diperlukan. Penelitian ini merekomendasikan kebijakan yang lebih kuat, pelatihan digital bagi UMKM, serta inovasi tematik guna mendorong pariwisata kuliner berkelanjutan di Bali.
Copyrights © 2025