Penelitian ini diarahkan untuk mengkaji sejauh mana pengaruh penggunaan media pembelajaran interaktif Blooket terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas V sekolah dasar dalam memahami topik mengenai fakta dan opini. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif dengan menggunakan desain quasi experimental tipe Non-equivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas dua kelompok berbeda, yaitu kelompok eksperimen yang mendapatkan perlakuan menggunakan media Blooket, dan kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran melalui metode ceramah dibantu dengan papan tulis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pemberian tes kepada peserta didik serta dokumentasi selama proses pembelajaran berlangsung. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara skor posttest siswa pada kedua kelompok. Kenaikan nilai yang lebih tinggi pada kelompok eksperimen mengindikasikan bahwa penggunaan Blooket mampu mendorong pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa, terutama dalam hal memberikan alasan logis, menyimpulkan informasi, dan mengevaluasi argumen secara sistematis. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi media pembelajaran berbasis teknologi interaktif sebagai bagian dari inovasi dalam strategi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan pembelajaran abad ke-21.
Copyrights © 2025