Perempuan Muslim Generasi Z berada di tengah persimpangan nilai agama, tradisi, dan pengaruh modernitas, terutama melalui penggunaan media sosial seperti TikTok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi identitas diri, mengeksplorasi bentuk komunikasi, serta mengidentifikasi pengaruh TikTok terhadap pembentukan identitas sosial perempuan Muslim Gen Z. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, data diperoleh melalui observasi dan wawancara terhadap lima mahasiswa perempuan Muslim dari Prodi BKI UIN Siber Cirebon yang aktif menggunakan TikTok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruksi identitas diri mereka dibentuk melalui kombinasi aspirasi pribadi, komitmen spiritual, dan pengaruh lingkungan seperti keluarga, pendidikan, dan media digital. Bentuk komunikasi mereka di TikTok mencakup aktivitas pasif sebagai penonton, pembuatan konten bernuansa hiburan yang disisipi pesan religius, serta penggunaan simbol visual seperti hijab untuk menampilkan identitas keislaman. TikTok berperan signifikan sebagai ruang ekspresi dan pembentukan identitas, sekaligus menghadirkan tantangan berupa norma sosial yang lebih lentur dan tekanan dari komentar negatif. Meskipun demikian, dengan literasi digital yang baik, mereka mampu menjadikan TikTok sebagai sarana memperkuat nilai agama dan budaya. Studi ini menegaskan peran strategis media sosial dalam membentuk, menampilkan, dan merawat identitas religius perempuan Muslim Gen Z di era digital.
Copyrights © 2025