Penerapan kedokteran forensik terhadap jenazah tanpa identitas menjadi isu yang kompleks karena menyangkut berbagai aspek etika dan hukum. Proses identifikasi yang melibatkan prosedur medis seperti otopsi dan pemeriksaan forensik sering kali berhadapan dengan tantangan terkait dengan penghormatan terhadap martabat dan hak asasi manusia jenazah yang tidak diketahui identitasnya. Dalam hal ini, terdapat dilema etika yang besar mengenai penggunaan tubuh manusia untuk tujuan penyelidikan tanpa izin keluarga atau pihak yang berwenang. Di sisi lain, prosedur forensik ini juga sangat penting untuk mengungkap penyebab kematian dan membantu proses peradilan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menggali tantangan yang dihadapi dalam penerapan kedokteran forensik terhadap jenazah tanpa identitas, baik dari sudut pandang etika maupun hukum, serta untuk memberikan rekomendasi terkait regulasi yang lebih jelas dan komprehensif mengenai hal ini.
Copyrights © 2025