Rendahnya minat dan pemahaman peserta didik terhadap materi sehingga berakibat pada kurangnya respon siswa dalam kegiatan pembelajaran IPAS. Untuk itu pembelajaran IPAS di sekolah dasar diperlukan sebuah pemilihan media yang tepat sebagai alternatif solusi. Pada penelitian ini bertujuan untuk menciptakan media pembelajaran menggunakan puzzle yang berbasis Augmented Reality sebagai alat bantu pengajaran materi sistem peredaran darah manusia pada siswa kelas VI sekolah dasar. Jenis penelitian menggunakan model pengembangan ADDIE dengan instrumen pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara kepada guru dan siswa. Subjek pada penelitian ini mencakup ahli media, ahli materi, guru dan siswa kelas VI sekolah dasar. Teknik analisis data menggunakan analisis data kuantitatif digunakan untuk mengukur tingkat validitas, kepraktisan, dan daya tarik. Hasil penelitian menunjukkan uji ahli media sebesar 89%, ahli materi 98% dan pengguna 96%. Uji coba menunjukkan kepraktisan dan kemenarikan PAZAR dengan persentase 95,75%, yang termasuk kategori sangat menarik. Selain itu, PAZAR juga terbukti meningkatkan motivasi belajar dan pemahaman siswa terhadap materi peredaran darah. Simpulan penelitian yaitu produk PAZAR (puzzle berbasis Augmented Reality) materi sistem peredaran darah pada manusia yang layak dan dapat diterapkan dalam pembelajaran. Implikasi penelitian ini yaitu PAZAR sebagai media pembelajaran interaktif yang efektif dan memiliki potensi untuk terus dikembangkan pada berbagai topik pembelajaran lainnya.
Copyrights © 2025