Mikroorganisme Staphylococcus aureus dapat menjadi mikroorganisme yang sering berkembang di kulit. Organisme mikroskopis ini dapat berupa organisme mikroskopis mamografi yang menyebabkan penyakit kulit dan menyebabkan penyakit ekstrem. Minyak kelapa murni meruapakan minyak alami yang dihasilkan dari pengolahan inti kelapa. Minyak ini memiliki berbagai aktivitas biologis, termasuk sifat antikanker, antimikroba, analgesik, antipiretik, dan antiinflamasi yang dapat diamati secara in vivo. Penggunaan VCO sebagai bahan dasar pembuatan sabun karena VCO merupakan minyak yang paling kaya dengan kandungan asam lemak yang baik dan menguntungkan kulit dibandingkan dengan minyak lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sabun cair dan mencari penambahan konsentrasi minyak atsiri lemonĀ terhadap karakteristik sabun cair. Perlakuan pada penelitian ini konsentrasi minyak atsiri lemon adalah penambahan sebesar 1 = 0% (b/v), 2 = 1% (b/v), 3 = 1,5% (b/v), dan 4 = 2% (b/v) dari 300 gram basis sabun. Parameter yang diuji adalah sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) sabun cair 06-4085-1996 meliputi uji organoleptik, uji pH, stabilitas busa, uji kadar air, uji bobot jenis, uji alkali bebas, uji efektivitas antibakteri, dan uji viskositas. Formula sabun cair perlakuan 4 merupakan produk terbaik dengan hasil analisis sabun adalah pH 10,5, stabilitas busa 61,1 mm, kadar air 54,3%, bobot jenis 1,1 g/mL, alkali bebas 0, kadar lemak bebas 0,21%, dan efektivitas antibakteri sebesar 74%.
Copyrights © 2025