Pembangunan infrastruktur merupakan fondasi utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Di antara berbagai jenis infrastruktur, pembangunan jalan memiliki peran sentral dalam menghubungkan wilayah, memperlancar mobilitas barang dan jasa, serta membuka akses terhadap layanan publik. Namun demikian, keberhasilan proyek pembangunan jalan tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis dan pendanaan, melainkan juga oleh kemampuan komunikasi di antara para pemangku kepentingan. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan kajian pustaka dan model naratif. Data dikumpulkan melalui analisis dan perbandingan terhadap berbagai sumber terpercaya, seperti jurnal internasional bereputasi dan e-book terkait. Hasil penelitian menemukan bahwa komunikasi dalam konteks pembangunan infrastruktur adalah proses strategis yang mencakup pertukaran informasi, klarifikasi peran, koordinasi, serta partisipasi aktif dari seluruh pihak yang terlibat. Proyek jalan yang tidak dikelola dengan komunikasi yang baik cenderung menghadapi berbagai tantangan, mulai dari miskomunikasi teknis, keterlambatan pelaksanaan, konflik sosial, hingga penolakan dari masyarakat setempat. Oleh karena itu, penting untuk menganalisis peran komunikasi dalam setiap tahapan pembangunan jalan.
Copyrights © 2025