Orangtua sering tidak menyadari jika anak menggunakan smartphone setiap hari akan menyebabkan anak tidak peduli dengan lingkungan sekitar. Smartphone memliki banyak kemudahan dan manfaat didalamnya diantaranya kemudahan untuk mengakses berbagai informasi dan hiburan yang terjadi dalam bentuk online ataupun offline. Saat ini tidak hanya orang dewasa yang mengenal teknologi dan komunikasi yang canggih akan tetapi anak-anak juga sudah mengenal smartphone. Namun, penggunaan smartphone sekarang ini sering sekali disalahgunakan oleh berbagai pihak seperti orangtua secara instan memberikan fasilitas smartphone yang digunakan sebagai media dalam mendidik anak yang masih sekolah untuk menjadi salah satu jalan pintas orangtua dalam pendampingan sebagai pengasuh bagi anak. Tujuan penelitian ini adalah melakukan asesmen untuk mengetahui penyebab penggunaan smartphone pada anak dan memberikan intervensi berupa psikoedukasi mengenai penggunaan smartphone pada anak. Metode penellitian pada penelitian ini menggunakan pengolahan SPSS dengan uji Wilcoxon Sign Test. Tujuannya adalah membandingkan pretest (sebelum diberikan psikoedukasi) dan posttest (setelah diberikan psikoedukasi). Hasil penelitian menggunakan uji Wilcoxon Sign Test diketahui asymp. Sig. (2-tailed), (0,000) dan nilai Z= - 4,787 (p<0,05) ini menunjukkan 0,000 lebih kecil dari 0,05. berdasarkan hasil tersebut, terlihat adanya pengaruh pemberian psikoedukasi mengenai penggunaan smartphone pada anak. Adanya perbedaan pengetahuan sebelum diberikan psikoedukasi dan setelah diberikan psikoedukasi. Dari hasil mean pretest dan mean posttest yaitu mean pretest (sebelum diberikan psikoedukasi) yaitu 7,10 sedangkan nilai mean posttes (setelah diberikan psikoedukasi) yaitu 8,80. Maka dapat disimpulkan bahwa pemberian psikoedukasi mengenai penggunaan smartphone pada anak dapat memberikan pengetahuan pada masyarakat.
Copyrights © 2025