Seringkali pertumbuhan ekonomi dengan’keadilan’dijadikan 2 dimensi yang secara teoritis dikontradisikan. Tatkla diinginkan suatu pertumbuhan yang optimal kebijakan pemerintah yang antara lain diwujudkan dalam kebijakan alokasi anggaran seolah-olah harus mengorbankan dimensi ‘keadilan’ dan sebaliknya jika dimensi keadilan ingin dikedepankan, maka pertumbuhan harus dikorbankan. Berbagai pendekatan dalam ekonomi regional dan ekonomi publik seolah-olah mengatakan bahwa kondisi pareto optimal dan interpersonal equity sulit dicapai karena berbagai constrait yang ada.
Copyrights © 2003