Sistem aplikasi modern menghasilkan data log dalam jumlah besar setiap harinya yang berperan penting dalam pemantauan aktivitas sistem, analisis performa, hingga penegakan kebijakan keamanan. Oleh karena itu, efisiensi proses pencatatan (logging) menjadi hal yang krusial, baik dari sisi kecepatan eksekusi maupun efisiensi penggunaan ruang penyimpanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan penggunaan tiga jenis engine penyimpanan pada MariaDB, yaitu InnoDB, MyISAM, dan Archive, dalam proses logging data pada aplikasi berbasis PHP. Fokus pengujian dilakukan terhadap dua aspek utama, yaitu waktu respons (execution time) dan konsumsi disk (disk consumption) saat melakukan operasi insert log secara masif. Metode yang digunakan adalah pendekatan eksperimental dengan beban uji yang disimulasikan menggunakan Apache JMeter. Masing-masing engine diuji menggunakan data log dalam tiga skala berbeda untuk mengevaluasi kinerja terhadap pertambahan beban. Data hasil pengujian kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji homogenitas varians. Berdasarkan hasil uji asumsi, analisis perbedaan dilakukan menggunakan pairwise t-test untuk data yang memenuhi asumsi parametrik dan Mann-Whitney U test untuk data nonparametrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa engine Archive memiliki performa terbaik dalam efisiensi waktu dan penggunaan penyimpanan, diikuti oleh InnoDB, sedangkan MyISAM menunjukkan konsumsi penyimpanan terbesar. Temuan ini menunjukkan bahwa pemilihan engine penyimpanan terdapat perbedaan signifikan terhadap performa logging pada aplikasi PHP.
Copyrights © 2025