Perkembangan teknologi dalam arsitektur telah mengalami transformasi signifikan, terutama dengan hadirnya kecerdasan buatan (AI) yang menawarkan potensi besar untuk meningkatkan kreativitas dan efisiensi dalam desain arsitektur. Penelitian ini mengkaji integrasi metode penelitian studi kasus dengan pendekatan deskriptif, eksploratif, dan eksplanatori untuk memahami implementasi AI dalam konteks arsitektur. Pendekatan eksploratif digunakan untuk menggali potensi AI dalam menghasilkan ide dan solusi kreatif, sementara pendekatan eksplanatori berfokus pada menjelaskan hubungan sebab-akibat dan dampak AI terhadap proses desain. Kombinasi metode kualitatif dan kuantitatif (mixed methods) diterapkan untuk mengeksplorasi dan mengevaluasi peran AI dalam arsitektur secara holistik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan eksploratif memungkinkan identifikasi peluang baru dalam pemanfaatan AI, seperti algoritma generatif untuk desain geometris kompleks dan simulasi berbasis AI untuk efisiensi energi. Sementara itu, pendekatan eksplanatori memberikan pemahaman mendalam mengenai bagaimana AI memengaruhi proses desain, termasuk keterkaitannya dengan kreativitas dan efisiensi. Studi ini menekankan pentingnya definisi kasus yang jelas serta integrasi data dalam pendekatan studi kasus untuk mencapai analisis yang lebih mendalam. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pengembangan metodologi penelitian dalam arsitektur, khususnya dalam adaptasi teknologi AI. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya mengisi kesenjangan literatur terkait AI dalam arsitektur, tetapi juga memberikan panduan praktis untuk eksplorasi dan inovasi di masa depan.
Copyrights © 2025