Pemerintah Daerah melaksanakan strategi pemerataan akses pelayanan publik melalui inovasi yaitu pembangunan kantor pelayanan bersama di Tapan. Pada saat peneliti melakukan observasi awal ke gedung pelayanan pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan di Tapan, banyak ditemukan persoalan setelah gedung tersebut difungsikan. Pertama minimnya pemeliharaan gedung secara massif, kedua minimnya sarana dan prasarana pendukung dalam mengaktivasi pemanfaatan gedung, ketiga masih kurangnya unit pelayanan yang berkantor di gedung pelayanan tersebut, Terakhir minimnya aktivitas pelayanan kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Efektivitas gedung pelayanan pemerintah serta melihat apa saja faktor yang mempengaruhi efektivitas gedung pelayanan tersebut. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Gedung Pelayanan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan di Tapan belum efektif untuk mewujudkan pemerataan akses pelayanan administratif di wilayah selatan Kabupaten Pesisir Selatan. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu pemerintah harus membuat regulasi teknis terkait pengelolaan gedung dan komitmen anggaran.
Copyrights © 2025