Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran tutor sebaya terhadap hasil belajar siswa pada materi pencak silat, khususnya kombinasi teknik tipuan dan tendangan depan dalam mata pelajaran PJOK kelas IX di SMP Al-Wachid Surabaya. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimen dan desain Randomized Control Group Pretest-Posttest. Sampel berjumlah 54 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok: eksperimen (dengan model tutor sebaya) dan kontrol (pembelajaran konvensional). Pengumpulan data dilakukan melalui pretest dan posttest berupa tes keterampilan dan pengetahuan, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model tutor sebaya memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Dengan demikian, model ini direkomendasikan untuk diterapkan dalam pembelajaran PJOK, terutama pada materi yang bersifat keterampilan seperti pencak silat.
Copyrights © 2025