Jurnal Teknik Sipil
Vol 14, No 2 (2017)

PERILAKU BALOK WEB CORRUGATED TERHADAP GESER

Wijaya, Usman (Unknown)
Dewobroto, Wiryanto (Unknown)



Article Info

Publish Date
06 Mar 2018

Abstract

Alternatif lain dari balok I built-up adalah balok dengan pelat badan bergelombang atau balok web-corrugated, yang populer di Eropa. Petunjuk perencanaan balok web-corrugated dari AISC belum ada. Mengacu perilaku balok I secara umum, diprediksi balok web-corrugated hanya berbeda pada perilaku gesernya. Adapun perencanaan geser balok dari AISC (2010) ada dua, yaitu berdasarkan perilaku elastis sebelum tekuk (G2 – AISC); dan perilaku pasca tekuk memanfaatkan “tension field action” (G3 – AISC) dari pelat badannya. Variasi dari perilaku geser balok web-corrugated masuk dalam kategori pasal G2 atau G3, atau sesuatu yang baru. Perilaku Itu yang ingin diketahui dari penelitian ini. Untuk itu diperlukan simulasi numerik analisis struktur non-linier dengan metode elemen hingga. Langkah awal dimulai dengan kalibrasi prosedur, dengan cara simulasi balok I-built-up yang telah diketahui perilakunya. Setelah dipastikan bahwa prosedur simulasi numerik memenuhi syarat, yang ditunjukkan dengan penyelesaian kasus yang ada. Selanjutnya akan dilakukan cara parametrik, bagian yang akan dievaluasi diubah-ubah parameternya. Mulai dari pelat badan datar (umum) dan dijadikan bergelombang (corrugated). Parameter yang ditinjau adalah lebar, sudut dan ketebalan web corrugated. Hasil simulasi parameter menunjukkan bahwa keruntuhan geser web corrugated adalah tekuk inelastic dan dapat direncanakan sesuai ketentuan G2 – AISC. Bentuk gelombang pada pelat badan memperkecil faktor kelangsingannya, sehingga kapasitasnya meningkat. Kesimpulannya balok web corrugated lebih efektif untuk menahan tekuk geser dibandingkan dengan balok I-built up. 

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

jts

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Transportation

Description

Jurnal Teknik Sipil adalah wadah informasi bidang Teknik Sipil berupa hasil penelitian, studi kepustakaan maupun tulisan ilmiah terkait. Terbit pertama kali Oktober tahun 2000. Frekuensi terbit dua kali setahun pada bulan April dan Oktober. (ISSN ...