Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk merancang dan menerapkan pemeliharaan preventif mesin penggiling kacang tanah pada UMKM Dimsum dan Siomay di Kecamatan Sungailiat agar mesin dapat dimanfaatkan secara optimal, berkelanjutan, dan mendukung stabilitas produksi jangka panjang. Metode yang digunakan adalah pendekatan teknis-partisipatif melalui empat tahapan, yaitu observasi kondisi aktual mesin, perancangan sistem pemeliharaan preventif yang meliputi jadwal, daftar kegiatan, dan lembar cek, implementasi pemeliharaan secara langsung oleh tim pengabdi, serta evaluasi hasil untuk menyusun rekomendasi lanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kondisi awal mesin memiliki berbagai permasalahan teknis seperti screw penggiling longgar, baut sambungan kendor, debu menempel pada motor bakar, dan karat pada rangka mesin yang berdampak pada penurunan kualitas hasil gilingan dan stabilitas operasi. Implementasi pemeliharaan preventif dapat mengembalikan performa mesin mendekati kondisi optimal, serta mengurangi potensi kerusakan mendadak. Dengan demikian, kegiatan ini dapat dijadikan model pemberdayaan UMKM melalui peningkatan keterampilan teknis dan pembiasaan pemeliharaan rutin untuk menjaga kualitas produk secara konsisten dan mendukung keberlanjutan usaha mereka di bidang industri makanan olahan.
Copyrights © 2025