Background: Para pelaku usaha dituntut menyikapi perkembangan teknologi dengan melakukan manajemen perubahan berbasis digital pada aktivitas usahanya. Permasalahan Anggode coffee adalah lemahnya manajemen keuangan karena masih dikelola secara manual hanya terkait pencatatan keuangan masuk dan keluar saja sehingga sulit diketahui profit atau ruginya. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pendampingan manajemen keuangan berbasis digital dengan menggunakan platform buku warung dan buku kas. Metode: Mitra kegiatan ada pelaku usaha Anggode Coffee dengan jumlah SDM yang diberikan pendampingan 10 orang. Metode yang digunakan dengan 5 tahapan yakni analisis kebutuhan mitra, pelatihan manajemen keuangan, pendampingan teknologi dan inovasi, evaluasi kegiatan dan pelaporan. Hasil: Hasil pelatihan dan pendampingan penggunaan teknologi platform buku warung dan buku kas menunjukkan hasil positif yakni antusiasme respon SDM Anggode yang diperlihatkan dari umpan balik mereka saat pelatihan. Demikian pula saat pendampingan mereka menunjukkan respon positif dengan ketanggapan dan kemudahan menerapkan teknologi yang diperlihatkan dari laporan keuangan secara digital pada bulan setelah diberikan pelatihan. Kesimpulan: Pelaku usaha Anggode sebaiknya pemanfaatan teknologi pada aktivitas usaha dapat terus dilakukan tidak hanya pada aktivitas manajemen keuangan saja, namun juga lainnya seperti pemasaran dan produksi.
Copyrights © 2025