Background: Kebutuhan memasak menggunakan minyak goreng merupakan aktivitas utama dalam kegiatan rumah tangga. Hasil penggorengan menghasilkan produk samping dan mengubah karakteristik minyak sehingga menghasilkan minyak jelantah dengan jumlah yang cukup banyak. Metode: Mitra dalam kegiatan ini yaitu Dasawisma Lily di Kecamatan Loa Janan Ilir. Metode yang diterapkan yaitu edukasi, pelatihan, dan pendampingan. Pengambilan data pada kegiatan ini dilakukan melalui survey, observasi, wawancara dan evaluasi kegiatan. Hasil: Kegiatan ini menghasilkan miyak goreng bekas yang lebih jernih yang kemudian diolah menjadi produk inovatif lilin aromaterapi sehingga memiliki warna yang sangat menarik. Hasil observasi dan wawancara menunjukkan antusias Dasawisma Lily yang tinggi, salah satunya terlihat dari banyaknya interaksi yang terjadi. Selain itu, hasil evaluasi menunjukkan adanya kebermanfaatan kegiatan dengan katagori baik sekali pada persentase 87 %. Kesimpulan: Kegiatan ini pentig untuk dilaksanakan karena meningkatkan pengetahuan Dasawisma Lily baik dalam pemurnian maupun pengolahan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi.
Copyrights © 2025