Background: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader desa dalam menyelenggarakan surveilans kesehatan gigi dan mulut di Desa Kalirejo, Kabupaten Temanggung. Metode: Metode yang digunakan meliputi pelatihan intensif, praktek simulasi, dan pendampingan lapangan secara berkala selama enam bulan. Hasil: Terdapat peningkatan signifikan dalam pemahaman kader tentang surveilans kesehatan, pentingnya pencatatan data, serta kemampuan pencatatan data surveilans. Cakupan surveilans mencapai 85% dari total rumah tangga di desa, dengan data yang terdokumentasi dan dilaporkan secara sistematis. Kendala utama yang dihadapi adalah minimnya pengalaman kader dalam penggunaan sistem digital berbasis web seperti SIKADER GIGI, yang disebabkan oleh latar belakang pendidikan dan paparan teknologi yang terbatas. Kesimpulan: Pelatihan dan pendampingan efektif dalam meningkatkan kapasitas kader desa, namun dukungan berkelanjutan dan pelatihan penggunaan teknologi digital perlu diperkuat untuk keberlanjutan program.
Copyrights © 2025