Bahasa daerah menjadi upaya penting dalam menjaga identitas budaya lokal di tengah arus globalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penggunaan platform digital Seesaw sebagai media pembelajaran interaktif dalam mendukung revitalisasi Bahasa Kulisusu di tingkat sekolah dasar, serta mengkaji pengaruhnya terhadap pembentukan nilai sosial emosional siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif melalui metode action research. Sebanyak 45 siswa kelas IV-VI terlibat sebagai subjek penelitian. Materi pembelajaran dikembangkan dengan integrasi Bahasa Kulisusu dalam aktivitas di Seesaw yang mencakup rekaman cerita rakyat, lagu daerah, dialog keseharian, dan permainan edukatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan angket nilai sosial emosional siswa berdasarkan indikator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 82% siswa mengalami peningkatan kemampuan menggunakan Bahasa Kulisusu secara aktif dalam konteks digital. Selain itu, nilai sosial emosional seperti empati (76%), kerja sama (81%), dan kesadaran sosial (79%) mengalami peningkatan setelah penggunaan platform selama 8 minggu. Temuan ini memperkuat bahwa platform digital seperti Seesaw tidak hanya efektif dalam pembelajaran bahasa daerah, tetapi juga dalam menanamkan nilai-nilai karakter pada siswa.
Copyrights © 2025