Musculoskeletal Disorders (MSDs) merupakan salah satu masalah kesehatan kerja yang paling umum dialami oleh pekerja kantor, terutama akibat durasi kerja yang panjang dan postur kerja yang tidak ergonomis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara durasi kerja dan kejadian MSDs pada pekerja kantor dengan menggunakan parameter Cornell Musculoskeletal Discomfort Questionnaire (CMDQ). Metode yang digunakan adalah literature review terhadap beberapa artikel ilmiah dari database terpercaya seperti PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar. Hasil kajian menunjukkan bahwa durasi kerja lebih dari 40 jam per minggu dalam posisi duduk statis berhubungan signifikan dengan peningkatan keluhan musculoskeletal, terutama di area leher, punggung bawah, dan bahu. Cornell Musculoskeletal Discomfort Questionnaire terbukti efektif dalam mengukur keluhan berdasarkan frekuensi, intensitas, dan dampaknya terhadap pekerjaan. Implikasi dari hasil ini menekankan pentingnya intervensi ergonomis dan kebijakan kerja yang mendukung kesehatan pekerja, seperti pengaturan waktu kerja dan penyediaan fasilitas kerja yang ergonomis. Studi ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman tentang pentingnya durasi kerja sebagai faktor risiko Musculoskeletal Disorders dan urgensi penerapan strategi pencegahan yang berbasis evaluasi ergonomi.
Copyrights © 2025