Sumber daya air memiliki peran penting dalam mendukung pertanian, industri, dan keberlanjutan lingkungan. Kabupaten Simeulue di Provinsi Aceh menghadapi tantangan dalam distribusi air untuk sektor pertanian, sehingga pembangunan Bendung D.I. Sigulai menjadi solusi strategis. Studi ini bertujuan untuk menganalisis manajemen konstruksi proyek pembangunan bendung tersebut guna mengoptimalkan waktu, biaya, dan sumber daya proyek. Studi ini akan memiliki dua opsi alternatif percepatan, yaitu penambahan jam kerja dan penambahan alat berat. Setelah dilakukan analisis didapatkan bahwa dengan menggunakan alternatif penambahan jam kerja akan memberikan percepatan durasi sebesar 2,91% dan efisiensi biaya sebesar 1,74% dibanding dengan kontrak awal. Sementara dengan menggunakan alternatif penambahan alat berat akan memnghasilkan percepatan durasi sebesar 1,35% dan efisiensi biaya sebesar 1,37% dibanding dengan kontrak awal. Dengan hasil analisis tersebut, dipilih opsi penambahan jam kerja sebagai opsi yang paling optimal dalam penyelesaian proyek Bendung D.I Sigulai, Kabupaten Simeulue, Provinsi Aceh berdasarkan pertimbangan aspek waktu dan biaya yang didapatkan.
Copyrights © 2025