Alih Ragam hujan menjadi debit merupakan pemodelan dalam mendapatkan data debit dari data hujan yang ada. Data debit diperlukan untuk mengetahui sumber daya air yang ada pada suatu DAS, dan dapat dimanfaatkan untuk segala kebutuhan. Tetapi pada kenyataannya, data debit seringkali tidak lengkap dan mengalami kerusakan pada alat ukurnya. Maka dari itu diperlukan pemodelan pengalih ragam hujan menjadi debit pada DAS Welang, Kabupaten Pasuruan. Pengalih ragam hujan menjadi debit pada studi ini menggunakan metode NRECA yang dikombinasikan dengan Algoritma Genetik dalam menentukan parameter GWF dan PSUB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode NRECA cocok digunakan di DAS Welang, dengan hasil kalibrasi terbaik sebesar 0,965 dengan klasifikasi “Sangat Baik” (NSE) dan 0,983 dengan klasidikasi “Sangat Kuat” (Koefisien Korelasi). Sedangkan hasil kalibrasi terbaik sebesar 0,758 dengan klasifikasi “Sangat Baik” (NSE) dan 0,733 dengan klasifikasi “Kuat” (Koefisien Korelasi). Untuk perhitungan debit andalan didapatkan Q80% sebesar 1,459 m3/dt dan untuk Q90% sebesar 0,981 m3/dt.
Copyrights © 2025