Sistem irigasi sering kali mengalami permasalahan mengenai ketidak-tepatan pemberian air dalam segi kuantitas dan waktu. Oleh sebab itu, diperlukan pengembangan alternatif bangunan dengan sistem kombinasi yang mampu memberikan air secara proporsional. Penelitian ini dilakukan pada pengujian model fisik bangunan bagi kombinasi ambang tajam dan orifice terhadap tiga arah aliran. Hasil penelitian menunjukan jika pembagian debit terbesar terjadi pada saluran tengah dengan rerata rasio pembagian debit saluran kiri, tengah dan kanan adalah 1,05:1,26:1,00. Sedangkan koefisien debit ambang tajam memiliki nilai 0,64. Nilai koefisien debit orifice berdiameter 6 cm pada saluran kiri, tengah dan kanan berturut – turut adalah (0,68);(0,85);(0,50). Sedangkan orifice berdiameter 8 cm menunjukan hasil pada saluran kiri, tengah dan kanan berturut – turut adalah (0,65);(0,78);(0,56).
Copyrights © 2025