Sungai Likupang yang berada di Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara, kerap mengalami banjir tahunan akibat kapasitas alirannya yang tidak memadai saat musim hujan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kemampuan Sungai Likupang dalam mengalirkan debit banjir serta merancang alternatif pengendalian banjir melalui tindakan normalisasi sungai. Analisis hidrologi dilakukan dengan metode SCS CN yang dibantu oleh perangkat lunak HEC-HMS, guna memperoleh debit banjir rancangan untuk Q25th dan Q50th, yaitu sebesar 72,8 m³/dt dan 79,1 m³/dt. Selanjutnya, dilakukan analisis hidrolika menggunakan HEC-RAS versi 6.2 untuk mensimulasikan profil aliran sungai. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa kondisi eksisting sungai belum mampu menampung debit tersebut secara optimal, dengan ditemukannya 17 titik rawan banjir dan 57 titik yang tergolong aman. Setelah dilakukan simulasi skenario normalisasi dengan kondisi pasang tertinggi dengan debit Q25th (melalui pelebaran dan pendalaman penampang sungai), titik banjir menurun menjadi 16, sedangkan titik aman meningkat menjadi 58.
Copyrights © 2025