Al-Din dalam al-Qur'an merupakan sebuah konsep yang fundamental dan komprehensif. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam hakikat al-din berdasarkan perspektif al-Qur'an dengan membedah tiga pilar utama, yakni konsep, fungsi, dan kedudukannya. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode tafsir tematik (tafsīr mawḍū‘ī), penelitian ini menganalisis dan mensintesiskan ayat-ayat kunci yang berkaitan dengan term al-din. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep al-din dalam al-Qur'an bersifat holistik melampaui sekadar teologi dan ritual. Al-Din yang dimaksud adalah agama Islam yang biasa juga disebut dengan nama dīnullāh, dīnulhaq, dīnulqayyim. Selanjutnya, fungsi al-din yakni sebagai pembimbing, (litukhrija al-nās min al-zulumāt ilā al-nūr), sebagai petunjuk, (lā raeba fīhi hudan li al-Muttaqin) yang bertujuan untuk memberi keselamatan, kesejahteraan, dan kedamaian yang abadi kepada penganutnya, sehingga hidupnya menjadi tenteram (al-amn), baik di dunia maupun di akhirat kelak. Adapun kedudukan al-din dalam al-Qur'an yakni din al-Islam merupakan satu-satunya agama di sisi Allah swt. (QS. Ali ‘Imrān/3: 19, 85). Sementara agama selainnya terutama dalam aspek monoteisme telah mengalami distrorsi yang sangat signifikan (QS al-Māidah/5: 13-16 dan QS al-Tawbah/9: 30.
Copyrights © 2025