Penelitian ini bertujuan untuk memahami tafsir kontemporer terhadap ayat tersebut, khususnya menurut Quraish Shihab, dalam konteks zaman modern. Dalam pendahuluan, dijelaskan bahwa berbuat baik kepada orang tua tidak hanya melibatkan tindakan fisik, tetapi juga emosi dan komunikasi yang penuh kasih sayang. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif, mengumpulkan berbagai sumber tafsir Quraish Shihab dan teks relevan lainnya. Analisis dilakukan dengan membandingkan tafsir klasik dan kontemporer untuk menemukan pemahaman yang lebih mendalam tentang makna berbakti kepada orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Quraish Shihab mengajarkan pentingnya berbakti tidak hanya dengan memenuhi kebutuhan fisik, tetapi juga dengan memberikan perhatian emosional, doa, dan komunikasi yang penuh kasih, terutama ketika orang tua sudah lanjut usia. Quraish Shihab juga menekankan bahwa berbuat baik kepada orang tua tidak berhenti ketika mereka meninggal, karena doa anak yang saleh menjadi amal jariyah. Di era modern, teknologi dapat dimanfaatkan untuk menjaga hubungan baik dengan orang tua meskipun adanya jarak atau kesibukan. Kata Kunci: Surah Al-Isra, berbuat baik kepada orang tua, tafsir kontemporer, Quraish Shihab.
Copyrights © 2025