Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antioksidan ekstrak biji pala (Myristica fragrans) menggunakan metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl) sebagai langkah awal dalam mengkaji potensi aplikasinya di bidang peternakan modern. Ekstrak biji pala diuji pada berbagai konsentrasi (1,9β125 ppm), dan aktivitas antioksidannya diukur berdasarkan persen inhibisi terhadap radikal bebas DPPH. Hasil menunjukkan bahwa aktivitas antioksidan meningkat seiring dengan peningkatan konsentrasi, dengan nilai ICβ
β sebesar 5,38 ppm, yang mengindikasikan potensi antioksidan yang kuat. Analisis fitokimia menunjukkan keberadaan senyawa flavonoid (1,1099 mg EQ/g) dan fenol (45,6512 mg EGA/g), dua komponen bioaktif yang berperan penting dalam mekanisme penangkal radikal bebas. Temuan ini mendukung bahwa ekstrak biji pala berpotensi dikembangkan sebagai aditif alami, baik dalam formulasi pakan maupun pengawet hasil ternak. Studi ini memberikan dasar ilmiah untuk eksplorasi lebih lanjut melalui analisis in vitro dalam konteks aplikasi peternakan fungsional yang berorientasi pada peningkatan kesehatan dan kualitas produk ternak.
Copyrights © 2025