Pelatihan peningkatan kompetensi tenaga kependidikan (tendik) di Lamongan yang dilakukan dengan perencanaan yang matang terbukti efektif dalam memperkuat pemahaman peserta. Pelatihan yang melibatkan pendekatan teknis dan non-teknis, seperti simulasi perangkat lunak dan pengembangan soft skills, memastikan keseimbangan pembelajaran yang aplikatif. Evaluasi yang menyeluruh, termasuk simulasi praktik dan umpan balik dari peserta, memberikan wawasan penting untuk perbaikan program pelatihan di masa depan. Hasil menunjukkan bahwa pengelolaan sumber daya manusia (SDM) di lembaga pendidikan berperan strategis dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Evaluasi berbasis kinerja, pelatihan berkelanjutan, serta pemberian insentif untuk meningkatkan motivasi tendik merupakan langkah penting dalam mengatasi tantangan rendahnya keterampilan teknologi dan soft skills. Selain itu, perekrutan selektif dan pengembangan berbasis kebutuhan masyarakat dan tuntutan global sangat diperlukan untuk mendukung sistem pendidikan yang adaptif. Secara keseluruhan, pendekatan holistik yang mencakup pelatihan, evaluasi, dan strategi motivasi dapat meningkatkan kontribusi tendik dalam menciptakan layanan pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan tuntutan era digital dan globalisasi.
Copyrights © 2025