Rendahnya literasi kewirausahaan dan minimnya keterampilan perencanaan bisnis menjadi kendala umum yang dihadapi wirausaha muda di tingkat komunitas, termasuk anggota Karang Taruna. Salah satu strategi yang dapat digunakan untuk meningkatkan kapasitas mereka adalah melalui pelatihan perencanaan bisnis menggunakan Business Model Canvas (BMC). Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan praktis dalam menyusun rencana bisnis berbasis BMC kepada anggota Karang Taruna Nawasena. Metode pelaksanaan meliputi observasi kebutuhan, pelatihan tatap muka dengan pendekatan diskusi dan praktik langsung, serta evaluasi melalui kuesioner. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 66,7% peserta belum pernah mengikuti pelatihan bisnis sebelumnya, dan 60% belum mengenal BMC. Setelah pelatihan, sebanyak 86,7% peserta menyatakan memahami cara menyusun rencana bisnis menggunakan BMC, dan 100% peserta merasa pelatihan ini membuka wawasan mereka tentang dunia bisnis. Temuan ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan motivasi peserta terhadap kewirausahaan. Luaran kegiatan ini berupa rencana bisnis awal berbasis BMC yang disusun oleh masing-masing peserta, serta panduan pelatihan BMC sebagai bahan pembelajaran lanjutan di tingkat komunitas. Pelatihan ini efektif dalam membekali remaja Karang Taruna dengan keterampilan dasar perencanaan bisnis yang aplikatif, serta menjadi langkah awal dalam pemberdayaan wirausaha muda di tingkat desa.
Copyrights © 2025