Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana manajemen sarana media pembelajaran berbasis teknologi informasi (IT) dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik di tingkat sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, penelitian dilakukan di SD Negeri Cipanas, Kota Sukabumi, yang memiliki infrastruktur IT yang memadai namun menghadapi tantangan dalam pemanfaatannya secara optimal. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen sarana media pembelajaran berbasis IT di sekolah ini dilakukan melalui proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan yang terstruktur dan partisipatif. Kepala sekolah memainkan peran sentral dalam menyusun rencana penggunaan media IT bersama guru, menetapkan struktur organisasi dengan pembagian tugas yang jelas, serta menyelenggarakan pelatihan dan pendampingan rutin untuk meningkatkan kompetensi guru. Pelaksanaan pembelajaran dilakukan melalui strategi kolaboratif, mandiri, dan berbasis masalah dengan integrasi media digital seperti Canva, Quizizz, dan Google Form. Evaluasi menunjukkan bahwa penggunaan media IT secara efektif berdampak pada peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta didik. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan prinsip manajemen POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling), ditambah kepemimpinan partisipatif dan evaluatif, dapat menciptakan ekosistem pembelajaran digital yang efektif dan berkelanjutan di sekolah dasar.
Copyrights © 2025