Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat efisiensi anggaran Penyertaan Modal Daerah (PMD) pada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Provinsi DKI Jakarta selama periode 2020 hingga 2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode purposive sampling dan teknik analisis rasio efisiensi yang membandingkan antara realisasi anggaran dan target capaian program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar program yang didanai melalui PMD berhasil mencapai target kinerja, namun realisasi anggarannya belum sepenuhnya efisien. Sebanyak 60% program menunjukkan nilai efisiensi di atas 100%, yang mengindikasikan adanya overbudgeting dan ketidaktepatan perencanaan anggaran. Temuan ini menunjukkan perlunya perbaikan dalam proses perencanaan dan pengelolaan anggaran PMD, termasuk dalam aspek monitoring dan evaluasi. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam mengidentifikasi kelemahan sistem penganggaran daerah serta memberikan rekomendasi untuk meningkatkan efektivitas investasi daerah melalui PMD.
Copyrights © 2025