Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi terhadap kinerja karyawan serta peran kepuasan kerja sebagai variabel mediasi dalam hubungan tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan melibatkan 72 karyawan produksi PT Aerofood Indonesia Unit Surabaya sebagai responden. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan metode partial least square-structural equation modeling (PLS-SEM) dengan bantuan software SmartPLS. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kompetensi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Selain itu, kepuasan kerja terbukti mampu memediasi secara signifikan hubungan antara kompetensi dan kinerja. Temuan ini menunjukkan bahwa upaya peningkatan kompetensi karyawan sebaiknya tidak hanya berfokus pada pengembangan pengetahuan dan keterampilan semata, tetapi juga mempertimbangkan aspek kepuasan kerja. Salah satu caranya adalah dengan memastikan kesesuaian antara kompetensi yang dimiliki karyawan, minat pribadi, dan jenis pekerjaan yang dijalankan, sehingga kinerja mereka dapat tercapai secara optimal dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025