Kecurangan akademik merupakan perilaku menyontek saat ujian, menyalin tugas teman, menggunakan internet untuk mengerjakan soal, hingga manipulasi nilai oleh siswa atau orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kecurangan akademik pada siswa SMA dan SMK. Menggunakan metode scoping review, peneliti menelusuri 100 artikel melalui database Science Direct dan Google Scholar, lalu menseleksi menggunakan pendekatan PRISMA hingga diperoleh 20 artikel yang relevan. Hasil review menunjukkan 14 faktor yang berkontribusi terhadap kecurangan akademik, di antaranya tekanan tekanan tinggi, goal orientation, minat belajar, kematangan emosi, kedisiplinan, iklim sekolah, mediasi monitoring, konformitas teman sebaya. moral disengagement, kontrol diri, regulasi diri, prokrastinasi, kepercayaan diri, hardiness, efikasi diri.. Meskipun berbagai faktor telah teridentifikasi, masih sedikit penelitian yang mengeksplorasi hubungan antar faktor serta konteks sosial dan psikologis di balik perilaku ini. Diperlukan studi lanjutan dengan pendekatan kualitatif dan intervensi pencegahan untuk memahami serta mengatasi kecurangan akademik secara lebih mendalam.
Copyrights © 2025