Kecemasan merupakan salah satu masalah psikologis yang kerap dialami oleh narapidana selama menjalani masa pidana, terutama pada tahap awal masa hukuman. Kecemasan ini dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk tingkat penerimaan diri (self acceptance) dan dukungan sosial yang diterima. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan karakteristik self acceptance, dukungan sosial, dan tingkat kecemasan pada narapidana laki-laki di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pekanbaru. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan univariat. Sampel berjumlah 97 responden, diambil secara purposive sampling dengan kriteria narapidana laki-laki berusia 18–65 tahun dan telah menjalani minimal 1/3 masa pidana. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner terstandar meliputi Skala Self Acceptance, Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS), dan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat self acceptance sedang (51,5%), dukungan sosial tinggi (50,9%), dan tingkat kecemasan sedang (35,1%). Temuan ini menunjukkan bahwa penerimaan diri dan dukungan sosial memiliki peranan penting dalam kondisi psikologis narapidana, khususnya dalam mengelola kecemasan selama masa tahanan. Oleh karena itu, pendekatan psikososial yang memperkuat self acceptance dan meningkatkan dukungan sosial sangat diperlukan sebagai bagian dari pembinaan di lembaga pemasyarakatan.
Copyrights © 2025