Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan mengangkat potensi budaya yang terdapat di Kampung Adat Desa Rendu Tutubhada, Kecamatan Aesesa Selatan, Kabupaten Nagekeo melalui karya feature jurnalistik. Kampung adat ini menyimpan kekayaan tradisi yang mencerminkan identitas lokal, seperti struktur sosial berbasis kekerabatan, praktik adat, dan tata ruang arsitektur yang khas. Dengan pendekatan kualitatif, serta teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, penulis berupaya menyajikan realitas sosial serta nilai-nilai tradisi yang hidup dan berkembang di tengah masyarakat. Karya feature jurnalistik dipilih karena memiliki kekuatan naratif dan emosional untuk membangun kedekatan pembaca dengan budaya lokal yang kaya namun kurang terekspos. Narasi yang dibangun tidak hanya menginformasikan tetapi juga mengajak pembaca untuk merenungkan pentingnya pelestarian budaya. Abstrak ini menegaskan peran jurnalisme sebagai alat edukatif yang menyentuh, reflektif, dan berdampak dalam menjaga keberlanjutan warisan budaya.
Copyrights © 2025