Pada tahun 2023, tingkat pengangguran di Indonesia mencapai 5,45%, kedua tertinggi di Asia Tenggara setelah BruneiDarussalam. Meskipun menurun dari 9,1 juta jiwa (2021) menjadi 7,85 juta jiwa (2023), angka ini masih lebih tinggidibanding sebelum pandemi COVID-19. Pengangguran tertinggi terjadi di kalangan usia 15-24 tahun (19,40%).Kewirausahaan dianggap solusi krusial, dengan UMKM menyumbang 60% PDB dan 96,9% tenaga kerja. DiBandung, tingkat pengangguran mencapai 8,6%, lebih tinggi dari rata-rata nasional. Penelitian ini bertujuanmengetahui pengaruh sikap terhadap perilaku, norma subjektif, dan kontrol perilaku yang dipersepsikan terhadap niatberwirausaha pada mahasiswa laki-laki S1 dan S2 di Bandung. Metode kuantitatif digunakan dengan sampel 385responden, diambil melalui metode non-probability dan teknik incidental. Analisis data menggunakan StructuralEquation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) dengan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwaattitude toward behavior, subjective norm, perceived behavioural control memiliki pengaruh yang positif dansignifikan terhadap entrepreneurial intention pada mahasiswa laki-laki di Bandung. Kata Kunci-sikap terhadap perilaku, norma subjektif, kontrol perilaku yang dipersepsikan, niat berwirausaha.
Copyrights © 2024