Tujuan dari studi ini adalah untuk mengkaji pengaruh Autonomy, Competence, dan Relatedness terhadap Green Innovation melalui Sustainable Behavior, yang telah menjadi fokus utama dalam konteks keberlanjutan perusahaan. Manajer yang bekerja di PT Kobex Indo, PT Gewin Gold Utama, dan PT Four Diesel menjadi responden dalam studi ini. Metode PLS (Partial Least Squares) digunakan untuk mengolah data dengan aplikasi Smart PLS 4. Hasil analisis menunjukkan bahwa Autonomy, Competence, dan Relatedness memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Green Innovation melalui Sustainable Behavior. Di antara ketiga variabel tersebut, Relatedness memiliki pengaruh paling besar, diikuti oleh Competence dan Autonomy. Sustainable Behavior bertindak sebagai variabel mediasi, meningkatkan hubungan antara variabel-variabel tersebut dengan Green Innovation. Model yang dikembangkan menunjukkan tingkat kecocokan yang sangat baik, dengan nilai R-Square yang mengindikasikan kemampuan model untuk memberikan penjelasan varians Sustainable Behavior dan Green Innovation secara substansial. Hasil ini memiliki konsekuensi praktis yang signifikan bagi perusahaan untuk meningkatkan Autonomy karyawan, memperkuat Competence dalam bidang keberlanjutan, serta menciptakan Relatedness sosial (relatedness) yang lebih baik guna mendukung Green Innovation yang berkelanjutan.
Copyrights © 2025