Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji respon siswa terhadap penerapan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing berbasis kearifan lokal karapan sapi dalam pembelajaran IPA pada materi klasifikasi makhluk hidup. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One Group Pretest-Posttest. Subjek penelitian adalah 28 siswa kelas VIII SMPN 1 Kamal. Data diperoleh melalui angket skala Likert empat poin yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata respon positif siswa terhadap pembelajaran mencapai 86,48%. Mayoritas siswa merasa tertarik, senang, dan termotivasi untuk berpikir kritis selama pembelajaran. Pembelajaran yang mengaitkan materi dengan budaya lokal terbukti mampu meningkatkan keterlibatan emosional dan kognitif siswa, serta mendorong kemampuan mereka dalam mengamati, menganalisis, dan menyimpulkan. Namun demikian, aspek kolaboratif seperti diskusi dan rasa percaya diri siswa masih memerlukan penguatan. Oleh karena itu, disarankan agar guru mengintegrasikan strategi kolaboratif dalam model pembelajaran ini, serta memberikan pendampingan yang lebih intensif untuk meningkatkan partisipasi aktif siswa. Kata Kunci: Inkuiri Terbimbing, kearifan lokal, karapan sapi, klasifikasi makhluk hidup, berpikir kritis.
Copyrights © 2025