Penguasaan fonik merupakan fondasi penting dalam pengembangan literasi awal anak usia dini. Namun, di Indonesia, pembelajaran fonik masih menghadapi tantangan, seperti keterbatasan aplikasi yang sesuai dengan konteks budaya bahasa lokal dan akses teknologi yang belum merata. Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana interaksi anak usia dini dengan aplikasi fonik tidak hanya meningkatkan kemampuan membaca, tetapi juga mendukung aspek kognitif dan sosial. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi interaksi anak usia dini dengan aplikasi pembelajaran fonik berbasis bahasa Indonesia, dengan elemen desain aplikasi seperti animasi, suara, dan interaktivitas dalam meningkatkan keterlibatan dan kemampuan fonik anak. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap 15 anak usia 4–6 tahun, satu guru kelas, dan beberapa orang tua sebagai informan kunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 73% anak menunjukkan keterlibatan tinggi secara visual, auditori, dan motorik. Anak juga menunjukkan peningkatan minat, konsentrasi, serta kemampuan menyusun huruf dan membaca suku kata sederhana. Selain mendukung aspek kognitif, aplikasi ini juga berkontribusi pada perkembangan sosial-emosional anak. Temuan ini memperlihatkan bahwa aplikasi fonik dapat menjadi media pembelajaran yang menyenangkan, bermakna, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak usia dini.
Copyrights © 2025