Manajemen kesiswaan merupakan elemen penting dalam membentuk kecerdasan emosional peserta didik melalui pengelolaan terencana, implementasi sistematis, dan evaluasi berkelanjutan yang berlandaskan nilai-nilai religius. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi manajemen kesiswaan dalam membentuk kecerdasan emosional siswa melalui budaya religius di MTsN 15 Jombang, serta mengidentifikasi faktor penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program manajemen kesiswaan dirancang dengan melibatkan seluruh komponen sekolah, terintegrasi dalam kegiatan religius seperti pembiasaan 5S, shalat berjamaah, istighosah, tahlil, dan tadarus Al-Qur’an yang mendukung pembentukan disiplin, empati, dan pengendalian diri siswa. Evaluasi dilakukan secara berkala melalui observasi dan rapat evaluasi, sementara kendala utama yang ditemukan adalah rendahnya kesadaran spiritual dan kedisiplinan sebagian siswa
Copyrights © 2025