Tidi Lo Bitu’o adalah tarian yang digelar pada acara penyambutan tamu negeri, upacara penobatan dan pemberi gelar adat. Adapun rumusan masalahnya adalah bagaimana analisis struktur gerak Tidi Lo Bitu’o menggunakan Notasi Laban (Rekonstruksi Tidi Lo Bitu’o di Kecamatan Tapa Provinsi Gorontalo 2023), makna simbol-simbol apa yang dihadirkan oleh Tidi Lo Bitu’o berdasarkan analisis struktur gerak menggunakan Notasi Laban (Rekonstruksi Tidi Lo Bitu’o di Kecamatan Tapa Provinsi Gorontalo 2023). Jenis penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian di simpulkan Analisis Gerak Tidi Lo Bitu’o Menggunakan Notasi Laban menggambarkan pergerakan arah, penempatan, langkah, pergerakan badan, irama dan perputaran. Setiap motif gerak dilakukan dengan pola lantai yang sama yakni maju-mundur, turun, duduk Bentuk notasi laban simpuh hadap kiri-kanan, naik, dan jalan mundur. Makna simbol-simbol yang dihadirkan oleh Tidi Lo Bitu’o berdasarkan analisis struktur gerak menggunakan Notasi Laban yaitu 1) gerak masuk arena (pentas) makna keramahan dengan akhlak yang baik, 2) gerak tangan dilipat didepan sambil menunduk makna penghormatan, 3) gerak maju mundur makna proses kehidupan selalu menerima dengan lapang dada, 4) gerak mengikat selendang makna menghilangkan keangkuhan pada diri, 5) gerak duduk sambil mengayunkan tangan kekanan dan kekiri makna kesetaraan, 6) gerak berdiri sambil mengangkat kedua tangan ke atas makna munajah (bermohon), 7) gerak mencabut keris makna harga diri, 8) gerak kedua telapak tangan menegakkan keris di depan makna kejujuran, 9) gerak maju mundur sambil memegang keris makna menyaring setiap perkataan dan perbuatan, 10) gerak adu ketangkasan makna keberanian, 11) gerak menukar keris makna saling memaafkan dan saling menasehati, 12) gerak mengembalikan keris dipinggang makna mengembalikan jati diri, 13) gerak ayun tangan dari bawah ke atas makna membawa diri dan menempatkan diri, 14) gerak penutup makna perhormatan terakhir pertanda tari telah berakhir (ending).
Copyrights © 2025