Kebakaran hutan merupakan masalah serius yang berdampak pada lingkungan dan kesehatan masyarakat. Kebakaran hutan dapat dideteksi dari jumlah hotspot. Jika jumlah hotspot kebakaran hutan besar, maka semakin tinggi dan besar pula potensi kebakaran. Identifikasi hotspot kebakaran hutan yang akurat dan efesien sangat penting untuk pencegahan terjadinya kebakaran hutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hotspot kebakaran hutan menggunakan teknik spasial clustering Spatio Temporal – Density Based Spatial Clustering Application with Noise (ST-DBSCAN) yang mempertimbangkan aspek spasial dan temporal dalam menganalisis data titik api. Dataset yang digunakan sejumlah 1761 records dengan 12 atribut dari citra satelit MODIS (Moderate-Resolution Imaging Spectroradiometer) diproses menggunakan algoritma ST-DBSCAN untuk mengelompokan titik-titik api yang berdekatan secara spasial dan temporal. Dari eksperimen yang dilakukan dengan eps 1 = 0.05, eps 2 =1.0 dan MinPts = 4 menghasilkan 85 cluster dengan total titik data 1760, dan 162 titik merupakan outlier dengan sillhoutte score 0.134.
Copyrights © 2025