Salsabila, Mira
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Identifikasi Hotspot Kebakaran Hutan Kalimatan Timur Tahun 2023 Menggunakan Teknik Spasial-Temporal Clustering ST-DBSCAN Salsabila, Mira; Hadiana, Asep Id; Melina
TEMATIK Vol. 12 No. 1 (2025): Tematik : Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi (e-Journal) - Juni 2025
Publisher : LPPM POLITEKNIK LP3I BANDUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38204/tematik.v12i1.2377

Abstract

Kebakaran hutan merupakan masalah serius yang berdampak pada lingkungan dan kesehatan masyarakat. Kebakaran hutan dapat dideteksi dari jumlah hotspot. Jika jumlah hotspot kebakaran hutan besar, maka semakin tinggi dan besar pula potensi kebakaran. Identifikasi hotspot kebakaran hutan yang akurat dan efesien sangat penting untuk pencegahan terjadinya kebakaran hutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hotspot kebakaran hutan menggunakan teknik spasial clustering Spatio Temporal – Density Based Spatial Clustering Application with Noise (ST-DBSCAN) yang mempertimbangkan aspek spasial dan temporal dalam menganalisis data titik api. Dataset yang digunakan sejumlah 1761 records dengan 12 atribut dari citra satelit MODIS (Moderate-Resolution Imaging Spectroradiometer) diproses menggunakan algoritma ST-DBSCAN untuk mengelompokan titik-titik api yang berdekatan secara spasial dan temporal. Dari eksperimen yang dilakukan dengan eps 1 = 0.05, eps 2 =1.0 dan MinPts = 4 menghasilkan 85 cluster dengan total titik data 1760, dan 162 titik merupakan outlier dengan sillhoutte score 0.134.
PURITANISME DALAM GERAKAN TAJDID MUHAMMADIYAH: TELAAH HISTORIS, EPISTEMOLOGIS, DAN SOSIO-KULTURAL Salsabila, Mira; Webrizal, Webrizal; Nasir, Maigus
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.37872

Abstract

This study examines the shift from culturalism to puritanism within the Muhammadiyah reform movement using a library research approach. Culturalism, characterized by religious practices rooted in local traditions and communal customs, encounters substantial transformation when confronted with Muhammadiyah’s long-standing agenda of purification and modernization. Through analysis of official documents, scholarly literature, and Muhammadiyah’s doctrinal texts, the study demonstrates that puritanism is not merely a rejection of local culture but an epistemological and institutional project aimed at restructuring religious authority, rationalizing worship, and redefining Islamic identity among Muhammadiyah adherents. This shift is shaped by the modernization of education, the expansion of digital media, social mobility, and increasing exposure to global Islamic discourses. The findings reveal that puritanism functions as a reformist framework that molds contemporary religious practices, authority structures, and organizational identity, while simultaneously generating contestation with existing culturalistic traditions in Indonesian Muslim society. The study contributes to the sociology of religion and Islamic movement studies, particularly regarding the relationship between religion and culture as well as contemporary Islamic reform.