Artikel ini bertujuan untuk mengkaji perilaku konsumtif santri di dalam penerapan cashless payment di Pondok Pesantren Madura, dengan perspektif maqashid syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode field research, yang melibatkan wawancara semi-terstruktur dan observasi. Populasi dalam penelitian ini ialah santri aktif, pengurus, asatidz, dan alumni dari beberapa pondok pesantren di pulau Madura yang menerapkan cashless payment. Data dianalisis secara deskriptif untuk mengetahui pola perilaku konsumtif dan dampak penerapan cashless payment system. Hasil kajian menunjukkan bahwa santri cenderung berperilaku konsumtif, terutama dalam pembelian fashion, snack, dan produk skincare, yang dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Implikasi dari hasil penelitian ini menekankan pentingnya literasi keuangan dan pemahaman maqashid syariah untuk meminimalisir perilaku konsumtif yang berlebihan di lingkungan santri, serta mendorong manajemen keuangan yang lebih baik.
Copyrights © 2025