Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES)
Vol. 7 No. 2 (2025): Juli : Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana

HUBUNGAN PERSENTASE SEVOFLURANE TERHADAP LAMA PULIH SADAR PASIEN GENERAL ANESTESI DI RSU PKU MUHAMMADIYAH BANTUL

gece, Gilang Caesar Ramadhan (Unknown)
Azizah , Aisyah Nur (Unknown)
Riyadi , Raden Sugeng (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Jul 2025

Abstract

Pemulihan kesadaran setelah general anestesi merupakan fase kritis yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah penggunaan sevoflurane sebagai agen anestesi inhalasi. Waktu pulih sadar yang terlalu lama dapat berisiko menimbulkan komplikasi pascaoperasi dan memperpanjang waktu perawatan di ruang pemulihan. Variasi dalam penggunaan volume persentase sevoflurane dapat memengaruhi waktu pulih sadar pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persentase sevoflurane dengan lama pulih sadar pasien yang menjalani anestesi umum di Instalasi Bedah Sentral RSU PKU Muhammadiyah Bantul. Metode penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan kuantitatif dan rancangan cross-sectional. Sampel terdiri dari pasien dewasa (19–59 tahun) yang menjalani operasi dengan anestesi umum menggunakan agen inhalasi sevoflurane. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar observasi, jam, dan data dari mesin anestesi. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian dari 60 jumlah responden yang diteliti, responden yang mengalami pulih sadar lama sebanyak 21 responden (35,0%), lalu pulih sadar sedang sebanyak 24 responden (40,0%), dan yang mengalami pulih sadar cepat sebanyak 15 responden (25,0%). Hasil uji Spearman Rank menunjukkan nilai signifikansi (p-value) 0,000 < 0,05, yang mengindikasikan adanya korelasi positif antara kedua variabel tersebut.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

JUFDIKES

Publisher

Subject

Health Professions Public Health

Description

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) menyambut Jurnal dengan akses terbuka dengan ruang lingkup berbagai bidang Ilmu Kesehatan termasuk penelitian dasar dalam Fisioterapi, Analis Medis, Fisiologi (Keolahragaan), Reproduksi (Biologi dan Kesehatan), Akupunktur, Rehabilitasi Medik, ...