Komunikasi terapeutik penting dalam keperawatan anestesiologi, terutama untuk mengatasi kecemasan pasien pre operasi. Self-efficacy mahasiswa berperan dalam efektivitas komunikasi tersebut. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan self-efficacy dengan penerapan komunikasi terapeutik pada mahasiswa Keperawatan Anestesiologi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Desain penelitian kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan 60 mahasiswa semester 6. Instrumen yang digunakan adalah General Self-Efficacy Scale (GSES) dan kuesioner komunikasi terapeutik. Hasil menunjukkan mayoritas mahasiswa memiliki self-efficacy tinggi (85%) dan komunikasi terapeutik baik (95%). Terdapat hubungan signifikan antara keduanya (p = 0,000; r = 0,588). Disimpulkan bahwa self-efficacy berhubungan positif dengan penerapan komunikasi terapeutik. Disarankan institusi memperkuat pembelajaran dan praktik komunikasi terapeutik untuk meningkatkan self-efficacy mahasiswa.
Copyrights © 2025