Kepemimpinan merupakan suatu proses yang mengandung unsur mempengaruhi, adanya kerjasama dan mengarah pada suatu hal dan tujuan bersama dalam sebuah organisasi. Gaya kepemimpinan yang diadopsi oleh kepala madrasah akan terkait dengan hasil dan keefektifan kepala madrasah dalam memimpin dan menjalankan proses pendidikan di madrasah. Upaya membangun budaya kerja di madrasah, terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan yaitu dengan mekanisme utama dan mekanisme sekunder. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis gaya kepemimpinan Kepala Madrasah Aliyah Negeri Tolitoli, mendeskripsikan budaya kerja guru di Madrasah Aliyah Negeri Tolitoli dan mengidentifikasi dampak gaya kepemimpinan kepala sekolah terhadap kepuasan kerja guru di Madrasah Aliyah Negeri Tolitoli. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (fieldresearch) dan menggunakan pendekatan kualitatif dengan data yang diuraikan secara deskriptif. Jenis penelitian ini adalah studi kasus (casestudy), yang mana merupakan bagian daripada metode kualitatif. Jenis penelitian ini menggunakan observasi, yaitu informasi yang dikumpulkan oleh seseorang dan orang tersebut juga dapat berfungsi sebagai peneliti. Gaya kepemimpinan kepala madrasah menunjukkan gaya kepemimpinan demokratis yang ditandai dengan melakukan pendekatan kelas melihat secara langsung kegiatan proses KBM, melakukan monitoring program, melakukan program pengawasan supervisi kelas mempertahankan kinerja guru dan tenaga kependidikan, dan mendorong semua guru untuk meningkatkan kompetensi profesionalnya dan berdasarkan hal tersebut menimbulkan implikasi dari gaya kepemimpinan kepala Madrasah Aliyah Negeri Tolitoli dalam membentuk budaya kerja guru yaitu dengan mengkoordinasi semua kinerja guru, staff dan pegawai, melengkapi semua kepemimpinan kepala madrasah, dan memberikan pelatihan-pelatihan atau seminar dalam bidang pendidikan dalam melaksanakan tugasnya dari administrasi hingga kedisiplinan.
Copyrights © 2025