Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbedaan kemampuan berpikir kreatif siswa berdasarkan tingkat kemampuan awal mereka, yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Hasil analisis menunjukkan bahwa siswa dengan kemampuan awal tinggi mampu memenuhi keempat indikator kemampuan berpikir kreatif, yaitu kelancaran, fleksibilitas, elaborasi, dan orisinalitas. Sementara itu, siswa dengan kemampuan awal sedang hanya mampu memenuhi tiga aspek, yakni kelancaran, fleksibilitas, dan orisinalitas, tetapi belum menunjukkan kemampuan pada aspek elaborasi. Adapun siswa dengan kemampuan awal rendah cenderung tidak mampu mendeteksi, mengenali, memahami, serta menanggapi pernyataan dengan baik, dan hanya memenuhi salah satu dari keempat aspek kemampuan berpikir kreatif. Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan awal siswa berpengaruh terhadap tingkat penguasaan aspek-aspek dalam berpikir kreatif. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran yang dapat mengembangkan kemampuan berpikir kreatif sesuai dengan tingkat kemampuan awal masing-masing siswa.
Copyrights © 2025